9 Langkah Memilih Atasan Kerja Wanita yang Nyaman dan Tetap Rapi

Tags: , , , ,
Tumpukan atasan kerja wanita warna netral di atas meja kayu dengan meteran jahit

Memilih atasan kerja wanita sering berakhir dengan beli banyak tapi cuma nyaman dipakai dua potong. Saat di toko, perhatian biasanya tercurah pada tampilan, sementara bahan dan potongan yang menentukan kenyamanan sampai jam pulang justru terlewat.

Bagian ini merangkum sembilan langkah yang bisa dipakai saat mencoba atasan, baik di toko maupun saat belanja online. Urutannya dari yang paling menentukan kenyamanan sampai yang soal perawatan.

1. Mulai dari jenis bahan, bukan dari modelnya

Bahan menentukan apakah atasan gerah, mudah kusut, atau lengket di badan. Untuk kerja sehari-hari di ruangan ber-AC, katun atau campuran katun dengan sedikit elastane biasanya paling aman. Bahan ini menyerap keringat dan tidak terlalu licin saat dipakai duduk lama.

Kalau kamu banyak bergerak di luar ruangan, hindari poliester murni yang tipis karena cenderung menahan panas. Bahan satin atau viscose memang jatuh dengan cantik, tapi perlu disetrika dan lebih mudah kusut di lipatan.

2. Perhatikan potongan di bagian ketiak dan bahu

Atasan yang terasa pas saat dicoba belum tentu nyaman setelah dipakai delapan jam. Angkat tangan seperti sedang mengambil file di rak, lalu lihat apakah bagian ketiak menarik kain dari area dada. Kalau iya, potongan itu akan sering mengganggu dan membuatmu menurunkan lengan terus.

Untuk yang bertubuh lebar di bahu, atasan dengan potongan raglan atau lengan yang dipasang agak ke dalam biasanya lebih longgar di area tersebut.

3. Sesuaikan panjang atasan dengan cara kamu memakainya

Panjang atasan menentukan apakah perlu dimasukkan ke celana atau dibiarkan di luar. Atasan yang akan dimasukkan sebaiknya punya panjang cukup untuk tidak keluar saat kamu bergerak, sekitar lima sampai sepuluh sentimeter di bawah lingkar pinggang. Kalau ingin dipakai di luar celana, pilih panjang yang berhenti di sekitar pinggul, bukan di tengah paha, agar proporsinya tidak tenggelam.

Untuk atasan kerja yang lebih formal, perhatikan detail seperti kancing dan kerah. Ulasan perbandingan kemeja, blouse, atau knit untuk kerja bisa jadi acuan sebelum kamu memilih model.

4. Pilih warna yang bisa dipadukan dengan bawahanmu

Tidak perlu semua warna netral, tapi sebaiknya atasan baru bisa dipadukan dengan setidaknya dua bawahan yang sudah kamu punya. Warna netral seperti putih tulang, navy, abu-abu, dan hitam paling mudah. Kalau ingin warna yang lebih berani, pilih satu dan pastikan ada bawahan netral di lemari.

Warna juga berpengaruh pada kesan rapi. Warna gelap lebih memaafkan lipatan kecil dan noda tipis, sementara warna terang menuntut setrika lebih teliti.

5. Cek jahitan dan kancing sebelum membeli

Balik atasan dan lihat bagian dalam jahitannya. Jahitan yang rapi dan tidak banyak benang keluar akan lebih tahan lama. Untuk atasan berkancing, coba kancing satu per satu, termasuk kancing di bagian dada, karena bagian itu paling sering terlewat dan justru paling terasa saat dipakai.

Kalau belanja online, perhatikan foto bagian dalam dan ulasan pembeli yang menyebut soal jahitan atau ukuran.

6. Uji kenyamanan dengan gerakan sederhana

Sebelum memutuskan, lakukan tiga gerakan: duduk, angkat tangan, dan membungkuk sedikit. Atasan yang nyaman tidak menekan perut saat duduk dan tidak membuka celah di bagian kancing. Kalau perlu, minta izin mencoba sambil duduk di kursi toko selama satu dua menit.

Gerakan sederhana ini lebih jujur daripada melihat cermin sambil berdiri tegak.

7. Sesuaikan dengan suasana kantor

Kantor yang formal biasanya cocok dengan kemeja, blouse berkerah, atau atasan dengan potongan lurus. Kantor yang lebih santai bisa menerima kaos polo atau atasan rajut tipis. Perhatikan juga aturan berpakaian tertulis, terutama soal lengan dan kerah.

Kalau kamu ingin membangun lemari kerja yang lebih sedikit tapi sering dipakai, lihat panduan cara menyusun kapsul wardrobe untuk wanita agar tidak membeli atasan yang mirip-mirip.

8. Pertimbangkan perawatan yang sanggup kamu lakukan

Atasan yang perlu disetrika setiap hari akan terasa merepotkan kalau pagi harimu padat. Kalau kamu tidak punya banyak waktu, pilih bahan yang cukup diangin-anginkan setelah dipakai dan tidak mudah kusut. Bahan yang perlu setrika suhu tinggi sebaiknya dihindari kalau kamu sering buru-buru.

Cara mencuci juga berpengaruh. Atasan berbahan satin atau viscose sebaiknya dicuci dengan tangan atau dalam kantong jaring agar tidak tertarik.

9. Beli dua warna dasar dulu, baru tambah satu warna lain

Strategi ini membantu menghindari lemari penuh atasan yang mirip. Mulai dari dua warna yang paling sering kamu pakai, lalu tambah satu warna atau model baru setelah kamu tahu mana yang benar-benar nyaman. Dengan begitu, setiap pembelian menambah pilihan, bukan menambah tumpukan.

Kalau ingin tampil lebih rapi tanpa banyak atasan, padukan dengan sepatu yang tepat. Perbandingan sneakers, loafers, dan derby untuk kerja urban bisa membantumu memilih sepatu yang cocok dengan gaya atasanmu.

Ringkasan

Atasan kerja yang nyaman biasanya dimulai dari bahan yang tepat, potongan yang tidak mengganggu saat bergerak, dan warna yang mudah dipadukan. Cek jahitan, uji dengan gerakan sederhana, dan sesuaikan dengan suasana kantor. Kalau kamu sudah menemukan model yang pas, membeli dua warna dasar lebih berguna daripada menambah banyak model yang belum tentu dipakai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah atasan kerja harus selalu berkerah?

Tergantung aturan kantor. Banyak kantor formal mewajibkan kerah, tapi kantor dengan dress code santai sering menerima atasan tanpa kerah asal potongannya rapi dan tidak terlalu terbuka.

Berapa banyak atasan kerja yang ideal untuk seminggu?

Untuk lima hari kerja, sekitar lima sampai tujuh atasan sudah cukup kalau kamu rutin mencuci. Jumlah ini memberi ruang untuk satu dua atasan cadangan saat ada yang perlu dicuci atau disetrika.

Bagaimana cara tahu atasan akan menyusut setelah dicuci?

Perhatikan label bahan. Katun murni bisa menyusut sedikit, terutama jika dicuci air panas. Campuran katun dengan poliester atau elastane biasanya lebih stabil. Cuci dengan air dingin dan hindari pengeringan suhu tinggi untuk mengurangi risiko menyusut.