Proporsi tubuh di mata orang yang melihat ditentukan oleh garis dan warna pakaian, bukan angka di penggaris. Potongan yang tepat bisa membuat kaki terlihat lebih panjang dan lingkar pinggang tampak lebih kecil. Berikut sembilan cara berpakaian agar terlihat lebih tinggi dan ramping yang bisa langsung kamu coba dengan isi lemari sekarang.
1. Samakan warna atasan dan bawahan
Atasan dan bawahan senada membuat mata pembaca mengikuti satu garis vertikal dari bahu sampai kaki tanpa terputus. Padanan hitam, navy, atau cokelat tua paling mudah karena nadanya cenderung seragam antar bahan. Kalau ingin variasi, pilih dua warna yang tingkat ketuaannya mirip, misalnya krem susu dengan putih gading.
Hindari kontras tajam seperti atasan putih terang dengan celana hitam pekat bila tujuanmu memanjangkan siluet. Garis batas di pinggang membagi tubuh jadi dua bagian dan membuat keduanya tampak lebih pendek.
2. Pasang garis vertikal di area depan
Kemeja yang dibiarkan terbuka dengan inner senada, celana berlipit tajam, atau cardigan panjang menciptakan garis tegak yang mengarahkan mata dari atas ke bawah. Garis ini bekerja paling kuat kalau warnanya beda tipis dengan pakaian di belakangnya.
Jaket pendek yang berhenti tepat di pinggang tidak memberi efek ini. Pilih outer yang panjangnya melewati pinggul atau setidaknya sejajar ujung atas saku celana. Perbandingan panjang outer yang berbeda bisa kamu cek di pilihan outer untuk cuaca tak menentu, terutama bagian yang membahas titik potong panjang.
3. Taruh atasan di dalam celana atau rok
Memasukkan ujung atasan ke bawahan memindahkan garis pinggang ke posisi sebenarnya. Kalau atasan dibiarkan di luar, ujungnya menutupi pinggang dan membuat kaki tampak mulai dari bawah pinggul.
- Untuk celana high waist, masukkan atasan penuh dan kencangkan ikat pinggang tipis.
- Untuk atasan panjang, masukkan hanya bagian depan lalu biarkan belakangnya keluar.
- Untuk rok lipit, gunakan atasan yang tidak terlalu tebal agar sisa kain di pinggang tidak menggembung.
Atasan yang panjangnya pas di pinggang membantu agar trik ini tidak menimbulkan tumpukan kain. Panduan ukuran dan bahan atasan yang nyaman untuk dipakai seharian ada di langkah memilih atasan kerja wanita.
4. Pilih sepatu dan celana bernuansa sama
Sepatu berwarna mirip dengan celana atau kulit kaki membuat mata tidak berhenti di pergelangan. Celana panjang berwarna gelap dengan sepatu senada memberi kesan kaki lebih panjang dibandingkan celana terang dengan sepatu kontras.
Kalau memakai rok atau celana cropped, pilih sepatu berujung lancip atau agak memanjang. Ujung sepatu yang membulat besar memotong garis kaki dan membuat proporsi terasa lebih pendek. Perbandingan model sepatu kerja bisa kamu baca di perbandingan pumps, loafers, dan mules.
5. Batasi motif besar di area tertentu
Motif besar dan kontras tinggi membuat bidang yang ditempatinya terlihat lebih lebar. Kalau ingin mengurangi kesan lebar di pinggul, hindari motif bunga besar atau kotak-kotak besar di bagian itu. Pindahkan motif ke atasan, syal, atau tas.
Motif garis vertikal berukuran sedang aman dipakai di hampir semua bagian tubuh. Motif garis horizontal justru memperlebar, jadi pakai dengan sadar, misalnya hanya pada lengan atau kerah.
6. Gunakan leher V atau kancing terbuka
Bentuk leher V memanjangkan area dada dan leher, sehingga bagian atas tubuh tampak lebih ramping. Kemeja yang dua kancing atasnya dibuka memberi efek serupa tanpa perlu membeli atasan baru. Untuk hijab, pilih gaya yang jatuh di bawah dagu dengan lipatan tegak, bukan yang menumpuk lebar di sekitar leher.
Kerah bulat tinggi dan turtleneck tebal menutup leher dan membuat wajah serta bahu terlihat lebih penuh. Kalau tetap ingin memakainya, padukan dengan outer berkerah V agar terbentuk lapisan yang memanjangkan.
7. Sesuaikan panjang celana dengan tinggi badan
Celana yang panjangnya tepat menyentuh ujung sepatu memberi garis kaki paling panjang. Celana yang menggantung berlebih atau berhenti di tengah betis memotong proporsi. Sempatkan menjahit ulang bagian bawah celana ke tukang permak, biayanya jauh lebih murah daripada membeli celana baru.
Untuk celana kulot dan wide leg, pilih yang jatuh lurus dari pinggul tanpa melebar berlebihan di bawah. Bahan yang kaku seperti denim tebal membuat siluet lebih tegas, sementara bahan jatuh seperti linen memberi kesan ringan.
8. Pilih tas dan aksesori berukuran proporsional
Tas yang terlalu besar membuat tubuh tampak kecil dan pendek, sedangkan tas mungil pada orang bertubuh tinggi membuatnya terlihat tidak seimbang. Ukuran tas ideal kira-kira sepanjang jarak dari ketiak ke pinggang. Gantungan tas yang panjang juga menambah garis vertikal di sisi tubuh.
Ikat pinggang tipis di pinggang alami membantu menandai titik tersempit. Hindari ikat pinggang lebar yang dipakai rendah di pinggul karena memanjangkan bagian perut. Aksesori lain seperti kalung panjang dan anting menjuntai juga mengarahkan mata secara vertikal.
9. Rapikan sirkulasi pakaian agar mudah memilih
Sebagian besar trik di atas hanya berjalan kalau pakaian yang tepat benar-benar bisa ditemukan saat dibutuhkan. Menyimpan atasan panjang bersama atasan pendek, atau memisahkan celana berdasarkan warna, memudahkan menyusun padanan senada dalam hitungan detik. Cara menyimpan pakaian agar lemari tidak menumpuk dan baju mudah dicari bisa kamu terapkan di panduan menata lemari agar rapi setiap hari.
Untuk urusan sehari-hari seperti kuliah dan nongkrong, kamu bisa memilih antara kemeja, blouse, atau knit lewat perbandingan kemeja, blouse, dan knit supaya potongan yang dipilih sudah mendukung proporsi sejak awal.
Ringkasan
Ilusi tinggi dan ramping paling kuat muncul dari garis vertikal yang tidak terputus, warna senada antara atasan, bawahan, dan sepatu, serta penempatan pinggang yang jelas. Mulai dari satu perubahan, misalnya memasukkan atasan ke celana high waist, lalu tambahkan trik lain setelah terbiasa.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah orang bertubuh pendek boleh memakai celana motif besar?
Boleh. Pilih motif dengan ukuran sedang dan warna yang tidak terlalu kontras dengan atasan. Motif besar berwarna tegas cenderung membuat bidang tampak lebih lebar, jadi lebih aman dipakai pada atasan atau aksesori.
Perlu tidak memakai sepatu hak tinggi setiap hari?
Tidak perlu. Sepatu rata berwarna senada dengan celana sudah memberi efek kaki lebih panjang. Kalau ingin tambahan tinggi, pilih sepatu dengan ujung agak lancip dan warna mendekati kulit atau bawahan.
Apakah atasan oversize bisa dipakai untuk terlihat ramping?
Bisa, asalkan salah satu bagian dipertahankan pas. Misalnya atasan oversize dengan celana lurus yang pas di pinggul, atau atasan pas dengan celana lebar. Dua bagian yang sama-sama longgar menghilangkan bentuk tubuh dan membuat siluet tampak melebar.