Cara Merawat Tas Kulit Agar Awet dan Tidak Mengelupas
Tags: gaya hidup, perawatan kulit, perawatan tas, tas kulit, tips fashion
Debu, keringat, sinar matahari, dan udara lembap pelan-pelan mengikis permukaan tas kulit. Kalau dibiarkan, kulit mulai kusam, retak, lalu mengelupas di bagian lipatan. Harga tas yang mahal tidak menjamin keawetannya; cara merawat tas kulit agar awet yang menentukan.
Perawatannya tidak serumit yang dibayangkan. Kamu hanya perlu tahu bahan tasmu, rutin membersihkannya dengan cara yang tepat, dan menyimpannya di tempat yang benar.
Kenali dulu jenis kulit tasmu
Kulit asli dan kulit sintetis butuh penanganan berbeda. Salah produk bisa membuat permukaan tas justru rusak.
Kulit asli (genuine leather)
Terbuat dari kulit hewan yang disamak. Teksturnya hangat saat disentuh, pori-porinya terlihat alami, dan seratnya tidak seragam. Kulit jenis ini lentur, bisa menyerap krim perawatan, dan justru makin bagus seiring waktu kalau dirawat.
Kulit sintetis (PU atau faux leather)
Lapisan poliuretan di atas kain dasar. Permukaannya lebih rata dan seragam, harganya jauh lebih murah, tapi tidak bisa menyerap pelembap. Bagian yang paling sering mengelupas biasanya di sekitar pegangan dan sudut tas karena gesekan terus-menerus.
Cara cepat membedakan: teteskan sedikit air. Kulit asli menyerap dan warnanya sedikit menggelap, lalu kembali normal. Kulit sintetis membiarkan air menggenang di permukaan.
Langkah membersihkan tas kulit
Bersihkan tas setiap dua sampai empat minggu sekali, atau lebih sering kalau sedang musim hujan. Sebelum mulai, keluarkan semua isi dan buka semua kantong.
- Bersihkan debu kering dulu. Gunakan kain mikrofiber kering atau sikat berbulu lembut. Jangan pakai sikat kasar karena bisa meninggalkan goresan halus.
- Lap dengan kain lembap. Basahi kain mikrofiber dengan air hangat, peras sampai hampir kering, lalu usap seluruh permukaan. Hindari menggosok terlalu keras di satu titik.
- Pakai sabun lembut bila perlu. Untuk noda membandel, campur sedikit sabun bayi atau sabun cuci piring yang lembut dengan air. Celupkan kain, usap searah serat, lalu lap ulang dengan kain bersih berair.
- Keringkan dengan cara diangin-anginkan. Letakkan tas di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik. Jangan dijemur langsung di bawah matahari dan jangan dikeringkan dengan hair dryer.
Hindari tisu basah beralkohol, pembersih kaca, dan cairan pemutih. Bahan-bahan ini mengangkat lapisan pelindung kulit dan membuatnya cepat kering.
Melembapkan supaya kulit tidak retak
Kulit asli kehilangan minyak alami seiring waktu. Kalau dibiarkan, permukaannya jadi kering, muncul garis halus, dan akhirnya retak di bagian lipatan.
Gunakan conditioner khusus kulit atau krim berbahan dasar lilin lebah dan lanolin. Ambil sedikit saja di ujung jari atau kain lembut, lalu usapkan merata dengan gerakan memutar. Fokus pada bagian yang sering terlipat dan terkena gesekan, seperti pegangan, sudut bawah, dan tepi flap.
Diamkan beberapa menit sampai meresap, lalu lap sisa yang masih menempel dengan kain bersih. Lakukan sebulan sekali untuk pemakaian rutin, atau dua minggu sekali kalau tas sering terkena panas dan hujan.
Untuk kulit sintetis, cukup lap dengan kain lembap. Produk pelembap berbahan minyak bisa membuat lapisan PU lengket dan cepat terkelupas.
Kebiasaan harian yang memperpanjang umur tas
Sebagian besar kerusakan tas terjadi dari kebiasaan kecil, bukan dari kejadian besar.
- Jangan menaruh tas di lantai. Selain kotor, lantai bisa lembap dan mengandung kerikil halus yang menggores bagian bawah.
- Isi tas secukupnya. Barang berat membuat kulit meregang terus-menerus, terutama di titik jahitan pegangan.
- Gantung di sandaran kursi atau taruh di pangkuan saat berada di kafe atau transportasi umum.
- Jauhkan dari sumber panas seperti radiator, setrika, atau ruang mobil yang terparkir lama di bawah matahari.
- Bersihkan noda segera. Tumpahan yang dibiarkan mengering jauh lebih sulit diangkat.
Soal penampilan keseluruhan, cara kamu menyimpan dan memakai tas berpengaruh ke siluet outfit. Ada beberapa kebiasaan kecil yang bisa membuat penampilanmu terlihat lebih rapi tanpa usaha besar, salah satunya soal detail aksesori seperti ini di 7 Kebiasaan Gaya Hidup yang Bikin Penampilan Lebih Rapi.
Cara menyimpan tas agar tidak berjamur
Tas kulit yang disimpan sembarangan bisa berjamur dalam hitungan minggu, terutama di lemari yang lembap dan tertutup rapat.
Isi bagian dalam tas dengan kertas tisu bebas asam atau bantal kecil agar bentuknya tetap tegak. Jangan pakai kertas koran karena tintanya bisa menempel dan meninggalkan noda. Bungkus tas dengan dust bag berbahan katun yang bisa bernapas, bukan kantong plastik.
Simpan berdiri di rak, tidak ditumpuk dengan tas lain. Kalau ruang terbatas, gantung dengan penyangga berbentuk lebar agar pegangan tidak tertekuk. Beri jarak antar tas supaya ada aliran udara.
Untuk lemari yang cenderung lembap, letakkan silica gel di sudut rak dan ganti setiap dua sampai tiga bulan. Buka lemari secara berkala agar udara berganti.
Menangani masalah yang sering muncul
| Masalah | Penyebab umum | Langkah awal |
|---|---|---|
| Kulit mengelupas | Gesekan, produk berbahan alkohol, usia pakai | Hentikan pemakaian produk keras, bawa ke tukang reparasi kulit |
| Berjamur | Disimpan lembap tanpa sirkulasi | Lap dengan campuran air dan cuka putih encer, angin-anginkan di tempat teduh |
| Noda tinta | Pulpen bocor di dalam tas | Jangan digosok. Serahkan ke jasa perawatan kulit profesional |
| Warna pudar | Terlalu sering terkena sinar matahari langsung | Gunakan pewarna khusus kulit atau serahkan ke profesional |
Kalau kerusakannya sudah cukup parah, jangan paksakan memperbaiki sendiri. Salah langkah bisa membuat kerusakan menyebar ke area yang tadinya masih baik.
Kapan sebaiknya bawa ke profesional
Beberapa kondisi butuh tangan ahli: jahitan lepas di pegangan, sobekan di bagian yang menahan beban, kulit yang mengeras dan retak parah, atau noda minyak yang sudah meresap dalam. Biaya perbaikan biasanya jauh lebih murah dibanding membeli tas baru, apalagi untuk tas berbahan kulit asli.
Cari tukang reparasi yang pengalamannya bisa dilihat dari portofolio, dan tanyakan dulu bahan apa yang akan dipakai sebelum menyerahkan tasmu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa sering tas kulit perlu dibersihkan?
Setiap dua sampai empat minggu untuk pemakaian rutin. Kalau tas jarang dipakai, bersihkan sebelum disimpan dan sekali lagi sebelum dipakai kembali.
Bolehkah memakai sabun cuci piring untuk membersihkan tas kulit?
Boleh, tapi hanya sedikit dan dalam kondisi darurat untuk noda membandel. Sabun cuci piring mengangkat minyak alami kulit, jadi selalu lanjutkan dengan pelembap setelahnya.
Apakah tas kulit sintetis bisa dicegah agar tidak mengelupas?
Tidak sepenuhnya, karena lapisan PU memang menua. Yang bisa kamu lakukan adalah mengurangi gesekan, menghindari panas dan sinar matahari langsung, serta menyimpannya dengan benar agar masa pakainya lebih panjang.